Tata Cara Bacaan Niat Mandi Wajib Arab Latin


Advertisement
Advertisement
Niat Mandi Wajib Yang Benar - Bagi umat islam yang sudah akil baligh sangat wajib mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan peribadahan dan hal yang manunjang sahnya suatu ibadah. Seperti kalau kita akan melaksanakan shalat fardhu ataupun sunnat tidak akan sah kalau kita masih mempunyai hadats besar ataupun kecil. Yang akan saya soroti kali ini adalah hadats besar.

Hadats besar yaitu hadats yang disebabkan karena seseorang telah bersetubuh, kaluar mani, haid, nifas dan melahirkan. Hal itulah yang menyebabkan seseorang belum bisa melakukan aktifitas ibadah jikalau belum mandi besar atau mandi junub, atau mandi wajib, atau mandi hadats besar. Adapun hukum mandi ini adalah wajib.

Nah, bagi seorang muslim yang sudah baligh ada banyak larangan yang hukumnya haram jika dia belum melaksanakan mandi wajib. Diantaranya haram mengerjakan shalat, haram thawaf, haram membaca Qur’an dan lainnya. Insya alloh akan saya bahas pada bab berikutnya secara terperinci. Pada artikel ini kita fokuskan pada niat dan cara mandi wajib yang benar yang harus diketahui apalagi yang baru baligh.

Tata Cara Bacaan Niat Mandi Wajib Arab Latin

Sebab-sebab yang mewajibkan mandi

Ada beberapa hal yang mewajibkan kita untuk melakukan mandi besar yakni ada 6 :
  • Bersetubuh (walaupun tidak keluar air mani)
  • Keluar air mani (baik karena bersetubuh, karena mimpi ataupun karena yang lainnya)
  • Setelah selesai haid (menstruasi) yaitu keluarnya darah dari rahim wanita setelah berusia 9 tahun setiap bulan sebagai bagian dari siklus biologisnya.
  • Setelah selesai nifas yaitu darah yang keluar dari rahim wanita setelah melahirkan.
  • Wiladah (melahirkan)
  • Mati yang bukan mati syahid (orang yang mati syahid tidak usah dimandikan.

1. Fardhu mandi wajib

Fardhu mandi wajib ada 2.

Kalau kita hendak melakukan mandi wajib maka ada 2 point yang harus diperhatikan dan ini termasuk pada ranah hukum wajib, artinya jika kita melaksanakan dengan sempurna, maka mandi wajibnya sah, dan apabila tidak diperhatikan salah satu poin yang 2 itu maka mandi wajibnya tidak sah atau tidak jadi. Jikalau mandi wajibnya tidak sah maka aktivitas ibadahpun tidak dianggap sah/jadi.

a. Niat 

Niat ini dibaca di dalam hati pada saat kita membasuh bagian manapun dari tubuh anda dan harus berbarengan ketika air mengalir pada tubuh kita.

Lafadz niat mandi wajib adalah

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِفَرْضًاللهِ تَعَالَى

“NAWAITUL GHUSLA LIRAF'IL HADATSIL AKBARI FARDHAN LILLAAHI TA'AALAA”.

Artinya : "Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Alloh Ta’ala."

b. Membasuh seluruh tubuh

Pada bagian ini anda harus membasuh seluruh bagian tubuh yang dianggap dzohir sampai rata dan tidak boleh ada yang tertinggal sedikitpun. Dari mulai rambut sampai telapak kaki juga telinga dan hidung yang bisa kelihatan ketika kita berhadapan, semuanya harus terkena air dan airnya harus berjalan sendiri tidak boleh dibantu dengan tangan atau digosok-gosok, kecuali nanti setelah kita basuh semua, baru sunat digosok-gosok dengan tangan.

2. Sunat mandi wajib

Sunat mandi wajib ada 5
  • Membaca basmallah sebelum mandi
  • Berwudhu seperti wudhu biasa
  • Membasuh dan menggosok-gosok badan dengan tangan dan menghilangkan najis
  • Mendahulukan bagian kanan tubuh kita
  • Muwalat (sambung menyambung)
Itulah tulisan seputar tata cara dan niat mandi wajib yang lengkap dengan tulisan arab dan latinnya untuk memudahkan anda yang tidak begitu faham dalam tulisan arab. Semoga tulisan ini benar-benar bermanfaat bagi anda yang ingin belajar agama dan belajar shalat dhuha dan semoga bisa mengamalkan apa yang sudah digariskan agama melalui pembelajaran ilmu fiqh. 

    Advertisement