Lafadz Doa Niat Puasa Ramadhan Arab dan Artinya


Advertisement
Advertisement
Niat puasa ramadhan dan artinya - Puasa Ramadhan adalah satu bulan paling agung diantara bulan-bulan lainnya. Saking istimewanya Ramadhan, Nabi Muhammad SAW menggambarkan seandainya umatku tahu keutamaan Ramadhan maka mereka akan meminta sepanjang tahun itu Ramadhan semua. Pada moment itu tampaklah jelas bahwa Ramadhan sangatlah agung dan istimewa, pahala akan dilipatgandakan dan suka cita menyambut ramadhan akan masuk surga.

Oleh karena puasa Ramadhan adalah ritual yang menjadi rukun dalam islam, maka amalan itu sangatlah perlu dan wajib hukumnya kita niat dulu sebelum melaksanakan puasa itu. Hadits nabi mengatakan sesungguhnya amal itu bergantung pada niatnya. Sangatlah jelas bahwa peran niat dalam suatu amal kebaikan sangatlah vital dan tidak boleh ditinggalkan, seandainya tidak ada niat maka sebesar apapun amal kita itu sia-sia.

Penempatan Niat Puasa pada setiap amal-amalan itu sangatlah berbeda-beda. Adapun niat puasa ramadhan setiap hari itu pelaksanaannya di malam hari dari mulai waktu maghrib sampai keluar fajar siddiq atau sebelum datang waktu shubuh. Berniat di malam hari sangatlah dianjurkan oleh nabi dan para ulama ahli fiqh untuk menjaga kehati-hatian kita supaya tidak kebablasan datang waktu shubuh. Maka niat ini ulama menyebutnya sebagai "Niat pada tempat Azam" karena tidak antara niat dan puasa waktunya tidak bersamaan.

Lafadz Niat Puasa Ramadhan Arab dan Artinya

Niat Puasa Ramadhan Di Malam Hari

نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ ايمانا واحتسابا لِلـّهِ تـَعَالىَ

“Nawaitu saumagadin an'adai fardi syahri ramadhana hadzihissanati iimanan wahtisaban lillahita'ala”

Artinya : "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa pada bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Taala".

Catatan:

Dalam praktek Niat adalah di dalam hati, adapaun melafadzkan niat itu hukumnya sunnat. Jadi jika dalam hati tidak ada maksud sama sekali bahwa besok akan melaksanakan puasa maka niatnya tidak sah. Sebab niat menurut bahasa adalah mempunyai makna "Bermaksud" artinya jika kita hendak melakukan sesuat dalam hati menyimpan maksud untuk melaksanakannya itu adalah niat.

Pada Niat puasa Ramadhan para ulama ahli fiqh 4 madzhab itu berbeda pendapat, misalnya pendapat imam Syafi'i itu tidak boleh niat puasa bulan ramadhan sebulan harus niat setiap harinya. Tapi menurut imam Malik boleh niat puasa sebulan sekaligus. Hal ini bukanlah suatu yang harus diperdebatkan karena itu adalah khilafiyah.

Advertisement